Manfaatkan Lahan Pekarangan, Polsek Kuala Cenaku Dorong Warga Budidaya Pare Mandiri

banner 468x60

Dutadunia.com – INHU – Ketahanan pangan nasional tidak hanya bicara soal lahan sawah dan ladang yang luas, melainkan juga tentang bagaimana memaksimalkan sejengkal tanah di pekarangan rumah. Semangat inilah yang terus ditularkan oleh jajaran Polsek Kuala Cenaku kepada masyarakat di wilayah hukumnya.

​Pada Senin siang (29/6/2026) sekitar pukul 11.00 WIB, personel Bhabinkamtibmas Polsek Kuala Cenaku, AIPTU M. Nurhadi, turun langsung ke pemukiman warga di Dusun Sido Dadi, Desa Tanjung Sari, Kecamatan Kuala Cenaku, Kabupaten Indragiri Hulu.

Kapolsek Kuala Cenaku, IPTU Awet L. Nainggolan, S.H., M.H., mengatakan kehadir personil kita untuk mengawal sekaligus memotivasi warga yang tengah mengembangkan budidaya tanaman pare skala rumah tangga sebagai wujud dalam mendukung program prioritas ketahanan pangan nasional melalui pendekatan yang humanis dan persuasif.

​Dalam giat sambang tersebut, Polsek Kuala Cenaku mengedukasi warga agar tidak membiarkan pekarangan rumah kosong, melainkan mengubahnya menjadi area produktif dan hijau.

Mengajak warga menanam Pare karena menjanjikan, sebab tanaman pare dinilai tepat karena masa panen yang relatif cepat, perawatan yang tidak terlalu rumit, serta memiliki nilai ekonomi dan konsumsi yang tinggi bagi pemenuhan gizi keluarga.

Kemudian personil Polsek Kuala Cenaku memberikan asistensi moral agar warga konsisten merawat tanaman tersebut hingga menjadi penopang pangan mandiri di tingkat desa.

IPTI Awet mengatakan, bahwa tujuan kegiatan ini dirancang untuk memicu efek domino. “Jika satu rumah tangga sukses memanen pare di pekarangan sendiri, diharapkan tetangga sekitar akan terstimulasi untuk melakukan hal serupa, sehingga tercipta kemandirian pangan berbasis lingkungan,” tuturnya.

​IPTU Awet L. Nainggolan, S.H., M.H., menyampaikan personil Polsek Kuala Cenaku hadir sebagai solusi di tengah masyarakat. ​

“Ketahanan pangan yang kuat dimulai dari ketahanan pangan keluarga. Kami ingin masyarakat Desa Tanjung Sari tidak melulu bergantung pada pasar untuk kebutuhan sayur-mayur. Jika pekarangan bisa menghasilkan, otomatis ekonomi keluarga juga akan terbantu,” pungkas IPTU Awet.

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *