Operasi Gabungan Berhasil, Ratusan PETI Dimusnahkan

Oplus_16908288
banner 468x60

Dutadunia.com – Kuansing – Polres Kuantan Singingi, Polda Riau bersama Personel Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan sejumlah instansi terkait melaksanakan penindakan terhadap aktivitas Pertambangan Emas Tanpa Izin (PETI) di sepanjang aliran Sungai Batang Kuantan yang melintasi Kecamatan Inuman dan Kecamatan Cerenti, Selasa.

Kegiatan tersebut dipimpin langsung oleh Kapolres Kuansing AKBP Hidayat Perdana dengan melibatkan 260 personel gabungan, hasilnya ada 145 rakit PETI dari dua kecamatan dimusnahkan di tempat.

“Personel dari Polres Kuansing, TNI, Satpol PP, BPBD, Dinas Pemadam Kebakaran serta unsur pemerintah daerah,” katanya di Teluk Kuantan.

Sebelum pelaksanaan penertiban, seluruh personel mengikuti apel penertiban PETI yang digelar di Lapangan Apel Mapolsek Cerenti.

Dalam arahannya, Kapolres menegaskan, operasi gabungan tersebut merupakan bentuk komitmen bersama dalam menindak aktivitas pertambangan ilegal yang masih terjadi di wilayah Kuantan Singingi.

“Kegiatan yang dilaksanakan merupakan operasi gabungan sebagai bentuk keseriusan dalam menjaga kelestarian lingkungan,” ujarnya.

Selain itu, menegakkan hukum terhadap aktivitas pertambangan tanpa izin di Kuansing. Sebelumnya, berbagai upaya preventif dan persuasif telah dilakukan, mulai dari sosialisasi hingga penyampaian imbauan kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan.

Kapolres juga mengingatkan seluruh personel agar mengedepankan pendekatan humanis, menjaga keselamatan selama bertugas, serta menghindari tindakan yang dapat memicu provokasi di lapangan.

Dalam operasi tersebut, petugas melakukan pemusnahan sarana PETI berupa mesin dan rakit yang digunakan untuk aktivitas pertambangan ilegal.

Dari hasil penindakan, tim gabungan berhasil menertibkan sebanyak 145 unit rakit PETI yang tersebar di sejumlah lokasi. Sebanyak 43 rakit ditertibkan di wilayah Kecamatan Inuman dan 102 rakit di wilayah Kecamatan Cerenti.

Untuk diketahui, kegiatan ilegal tersebut berada di beberapa kecamatan di Kuansing. Seperti Kuantan Tengah, Singingi Hilir, Lubuk Jambi sekitarnya.

Masyarakat Kuansing berharap, seluruh aktivitas ilegal di wilayah Kuansing ditertibkan, karena dampaknya bukan saja terjadi pencemaran, pengrusakan bahkan merugikan daerah. ***

banner 300x250

Pos terkait

banner 468x60

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *